RPA Data Center

Sample Copy: View Response #463,680
New ResponseNew Response
|
Edit ResponseEdit Response

SBRC Survey for Teachers

After discussion with the UESF Elementary Committee, SFUSD has put together a Task Force to review and provide guidance on revisions to the TK-5 Standards Based Report Cards.  The Task Force has defined the purpose of the SFUSD K-5 SBRC as follows: to provide a concise and periodic tool for communication among teachers, families and students that includes comprehensible information about a child’s social emotional development, academic development and unique assets.  In an effort to make this tool useful to teachers and families while serving the above purpose, feedback from both groups is essential.  Thank you for taking the time to provide feedback on your experience with the SBRCs.
Are you a teacher who completes the SBRCs?

No 

For which grade(s) have you completed SBRCs?

How often do you use the available rubrics to inform your completion of the SBRCs?

Always 

Approximately how long do you spend completing an SBRC for one student in its entirety?

60 + minutes 

What aspects of the SBRC do you find the most useful for communicating with families?

yes

What aspects of the SBRC do you find the LEAST useful for communicating with families?

Kroger

What aspects of the SBRC do you think should not be changed?

zimmermankrog43

What aspects of the SBRC would you like to see changed for the 2015-2016 school year?

zimmermankrog43

What should be added to the SBRCs and why?

 

What should be omitted from the SBRCs and why?


 Kegiatan belajar untuk masa pandemik ini memang bukan bisa dilakukan tatkala sekolah. Sebab kadang untuk menekan penyebaran mata rantai daripada virus corona tersebut sangat diperlukan hisab siswa untuk senantiasa belajar di wisma saja. Akan tetapi tatkala era adaptasi pelaksanaan baru ini gak semuanya belajar on line, ada juga kira-kira daerah yang kadang sudah menjalankan sekolah seperti biasanya. Tetapi memang dengan cara shift.
 
  Jadi gak semua siswa meningkat sekolah pada jam yang sama. Sehingga tersedia pengaturan waktu bertambah sekolah. Jumlah dan waktu siswa dengan berangkat dibatasi dalam saat itu. Soalnya memang semua tersebut belum normal seperti biasa keadaannya. Maka dari itu, semuanya masih merupakan adaptasi yang butuh dijalankan dengan indah. Meskipun sudah pola AKB tetapi senantiasa saja protokol kesejukan yang ada tetap sangat penting guna dilakukan.
 
  Apalagi hisab anak-anak yang cegak bawah umur yang amat rentan dengan penyebaran virus yang satu ini. Jika bukan dijalankan dengan elok maka percuma sekadar pola AKB itu diterapkan. Sebab justru bisa menyebabkan penyebarannya jadi semakin ukuran. Selain itu banyak orang yang terpapar virus ini sebagai semakin banyak lagi & terus saja keluar hingga sekarang tersebut.  https://www.masterpendidikan.com/  saja membutuhkan kerja keras dan juga kesadaran yang gede bagi semua manusia untuk bisa menghujat penyakit ini supaya tidak terlalu ukuran penyebarannya.
 
  Jadi ketika adanya AKB bukan semuanya bisa mencari ilmu online. Karena benar-benar daerah yang tempat hijau sudah mampu benar-benar menerapkan pembelajaran yang dilakukan langsung. Hasilnya cukup indah karena memang siap menerapkan hal-hal krusial yang sesuai dgn aturan di aturan kesehatan yang ada. Inilah yang bakal benar-benar membantu siapa saja yang sudah biasa menjalankan pembelajaran indah yang dilakukan dengan online ataupun dengan sudah bisa dikerjakan secara offline beserta bertemu langsung beserta siswa dan gurunya.
 
  Ini juga tidak masalah apabila sudah termasuk dalam zona hijau. Begitu juga anjuran dari menteri pendidikan dan kebudayaan. Jadi memang semuanya tak hanya tersedia mono aturan saja. Namun banyak kondisi yang dapat membuat maktab bisa belajar tatap muka langsung alias online. Sehingga kadang perlu wawasan dari pikiran yang luas dari masing-masing pengampu itu sendiri. Seban dalam hal itu orang tua juga masuk andil dalam sesuatu ini.
 
  Orang tualah yang bisa menetapkanmengukuhkan, menjadikan anaknya ingin memahirkan secara online ataupun offline. Orang tua bakal diminta membuat surah pernyataan. Untuk itu, memang di ruang yang sudah muda belajar online alias tidak bisa ditentukan oleh orang tua atau wali murid. Bahwa orang tua tidak mengorek anaknya untuk bertemu muka di sekolah jadi bisa melarang satwa menyampaikan ke sebelah guru. Tetapi bila memperbolehkan juga tak masalah tinggal memproduksi surat pernyataan selalu.

Are you satisfied with the timing/ pacing of the SBRCs during the year?

No 

if no, then “What changes in timing or pacing of the SBRCs would you like to see?”

 

How challenging was it to use Synergy TeacherVue to complete your SBRCs?

 

What feedback do you have on using Synergy TeacherVue to complete your SBRCs?

 

What additional comments do you have that would inform the revision of our district’s SRBCs for 2014-2015?

 

Would you like to participate in hands-on revision of the SBRC as a member of the Task Force? (extended hour compensation is provided)

Yes 

If yes: “Please provide your email for more information.”

 

Any additional comments to add?

 
Created at 10/3/2020 3:19 AM  by  
Last modified at 10/3/2020 3:19 AM  by