RPA Data Center

Sample Copy: View Response #40,850
New ResponseNew Response
|
Edit ResponseEdit Response

SBRC Survey for Teachers

After discussion with the UESF Elementary Committee, SFUSD has put together a Task Force to review and provide guidance on revisions to the TK-5 Standards Based Report Cards.  The Task Force has defined the purpose of the SFUSD K-5 SBRC as follows: to provide a concise and periodic tool for communication among teachers, families and students that includes comprehensible information about a child’s social emotional development, academic development and unique assets.  In an effort to make this tool useful to teachers and families while serving the above purpose, feedback from both groups is essential.  Thank you for taking the time to provide feedback on your experience with the SBRCs.
Are you a teacher who completes the SBRCs?

No 

For which grade(s) have you completed SBRCs?

How often do you use the available rubrics to inform your completion of the SBRCs?

Always 

Approximately how long do you spend completing an SBRC for one student in its entirety?

60 + minutes 

What aspects of the SBRC do you find the most useful for communicating with families?

yes

What aspects of the SBRC do you find the LEAST useful for communicating with families?

Philip Morris

What aspects of the SBRC do you think should not be changed?

heinkrogh2

What aspects of the SBRC would you like to see changed for the 2015-2016 school year?

heinkrogh2

What should be added to the SBRCs and why?

 

What should be omitted from the SBRCs and why?


 Tentu kita tahu istilah “Kesehatan itu mahal” bukan? Istilah ini memang betul adanya. Bagi kebanyakan orang, tentu kita mau sekiranya badan kita senantiasa sehat dan tak mengalami yang namanya penyakit. Melainkan, terkadang kalau kita mendapatkan yang namanya penyakit sebab sebagian hal, mulai dari genetika hingga gaya hidup. Tentunya, bila kita telah terkena penyakit, maka untuk sembuhnya kembali terang membutuhkan penanganan yang memakan banyak tarif dan waktu. Nah, salah satu penyakit yang bagi kebanyakan orang ingin dihindari merupakan wasir/ambeien. Ambeien sendiri ialah penyakit dimana pembuluh vena di sekitaran dubur membengkak. Pembengkakan hal yang demikian menyebabkan benjolan di dubur sehingga akan terasa nyeri saat duduk ataupun saat buang air besar. Namun tahukah Anda apa saja penyebab dari penyakit tersebut? Nah, pada artikel kali ini akan kita bahas sebagian penyebabnya.
 
  Hasilnya pertama merupakan ambeien yang kronis. Bagi kebanyakan orang, tentu rasanya tak nikmat bila sembelit. Ada rasa berkeinginan membuang air besar namun feces tak bisa keluar. Karena, bagi mereka yang mengalami sembelit, akan menghabiskan banyak waktunya di kamar mandi untuk menunggu fecesnya keluar. Belum lagi lazimnya mereka akan mengejan sekuat daya supaya feces bisa keluar. Akan melainkan, terbukti hal ini bisa berpengaruh dalam menyebabkan sembelit. Ternyata tekanan yang terlalu besar dikala mengejan, akan membikin aliran darah pada pembuluh vena menjadi terhambat dan menjadi membengkak. Pembengkakan inilah yang memunculkan terjadinya ambeien. Ada pantasnya untuk menghindari wasir yang kronis, perbanyaklah memakan makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga BAB menjadi lancar.
 
  Lalu penyebab terjadinya sembelit/wasir berikutnya merupakan karena kehamilan. Selain hal ini menjadi penyebab wasir secara biasa bagi wanita. Pada saat kehamilan terjadi, rahim akan semakin membesar seiring dengan perkembangan janin. Membesarnya rahim ini rupanya juga membikin pembuluh vena di tempat dubur mendapat tekanan yang besar sehingga aliran darahnya akan terhambat. Semakin inilah yang membuat munculnya tonjolan di sekitar anus. Kongkritnya itu, hormon progesteron dan aliran darah kian meningkat ketika kehamilan. Hormon progesteron terang akan melemahkan dinding pembuluh darah. Semakin banyaknya aliran darah dan dinding pembuluh darah yang melemah membikin pembuluh vena mengalami pembengkakan.
 
  Penyebab yang ketiga yaitu penuaan. Kesudahannya, semakin tua seseorang juga meningkatkan resiko terkena penyakit sembelit. Kita semua tahu jikalau kian tua seseorang, tentu keadaan badan sendiri juga semakin melemah. Kian menua, jaringan yang mendorong pembuluh darah di sekitar dubur dan rektum kian melemah dan meregang.  http://1001sehat.com/  saja aliran darah pada pembuluh darah di sekitaran dubur juga akan membengkak dan akan menyebabkan yang namanya wasir.
 
 
 <img src="http://vignette4.wikia.nocookie.net/halo/images/0/02/HReach-HealthPack.png/revision/latest?cb=20131027135641" />
  Nah, itulah tadi beberapa penyebab awam terjadinya penyakit sembelit/ambeien. Tentunya dengan menjaga pola hidup serta asupan makanan, penyakit ambeien dapat dicegah.
 

Are you satisfied with the timing/ pacing of the SBRCs during the year?

No 

if no, then “What changes in timing or pacing of the SBRCs would you like to see?”

 

How challenging was it to use Synergy TeacherVue to complete your SBRCs?

 

What feedback do you have on using Synergy TeacherVue to complete your SBRCs?

 

What additional comments do you have that would inform the revision of our district’s SRBCs for 2014-2015?

 

Would you like to participate in hands-on revision of the SBRC as a member of the Task Force? (extended hour compensation is provided)

Yes 

If yes: “Please provide your email for more information.”

 

Any additional comments to add?

 
Created at 5/8/2020 3:38 AM  by  
Last modified at 5/8/2020 3:38 AM  by