RPA Data Center

Sample Copy: View Response #116,245
New ResponseNew Response
|
Edit ResponseEdit Response

SBRC Survey for Teachers

After discussion with the UESF Elementary Committee, SFUSD has put together a Task Force to review and provide guidance on revisions to the TK-5 Standards Based Report Cards.  The Task Force has defined the purpose of the SFUSD K-5 SBRC as follows: to provide a concise and periodic tool for communication among teachers, families and students that includes comprehensible information about a child’s social emotional development, academic development and unique assets.  In an effort to make this tool useful to teachers and families while serving the above purpose, feedback from both groups is essential.  Thank you for taking the time to provide feedback on your experience with the SBRCs.
Are you a teacher who completes the SBRCs?

No 

For which grade(s) have you completed SBRCs?

How often do you use the available rubrics to inform your completion of the SBRCs?

Always 

Approximately how long do you spend completing an SBRC for one student in its entirety?

60 + minutes 

What aspects of the SBRC do you find the most useful for communicating with families?

yes

What aspects of the SBRC do you find the LEAST useful for communicating with families?

Enron

What aspects of the SBRC do you think should not be changed?

carlsson06albrechtsen

What aspects of the SBRC would you like to see changed for the 2015-2016 school year?

carlsson06albrechtsen

What should be added to the SBRCs and why?

 

What should be omitted from the SBRCs and why?


 Pada ketika setelah valid sekolah, oleh sebab itu sebentar lagi akan merasakan memasuki bangku perkuliahan yang mungkin hendak mengalami kurang lebih hal yang tentunya bertentangan dengan memilikinya kebiasaan di saat dibangku sekolah. Petunjuk SMA serta Kuliah memang berbeda. Taktik ini pasti lah, di tahap pendidikan yang tertinggi yaitu universitas yang mana status yang akan disandang adalah tanda mahasiswa.
 
  Dimana nantinya hendak mengalami keadaan yang merapikan pola pikir seseorang & menuntut kematangan pada saat masih sebagai seorang siswa.  http://www.materimu.com/  renggangan pendidikan yang ada pada sekolah & kuliah tersebut akan dialami oleh semata mahasiswa yang baru. Sebagaimana harus rajin dan juga mandiri. Di dalam saat maktab maka bisanya akan memperoleh informasi yang sejelas-jelasnya. Seluruh proses tata laksana akan dibantu oleh hamba serta staff dari maktab.
 
  Namun di saat kuliah mereka mesti membiasakan diri untuk kian aktif pada mencari informasi serta melaksanakan berbagai ulah hal secara mandiri. Sebagaimana misalnya di saat terdapat informasi hal jadwal kuliah terkadang benar-benar jadwal yang sudah di tetapkan tersebut bisa berubah-ubah akan tetapi bukan diberitahukan sebelumnya secara langsung. Ataupun misalnya ingin memohon nilai ujian remidial oleh karena itu mahasiswalah yang harus mendatangi dosen. Dan bukan tutor yang menawarkannya langsung menurut mahasiswanya.
 
  Kecuali itu jadwal nya yang lebih lentur. Dimana belajar setiap tarikh lebih daripada enam weker di bersekolah pasti hendak membuat penat. Berbeda dengan kuliah kalau mahasiswa bakal mendapatkan jadwal yang sangatlah fleksibel. Senyampang dalam sehari hanya wahid mata kuliah saja atau jadwal perkuliahan yang cuma beberapa periode saja dalam seminggu.
 
 
 <img src="https://s1.bukalapak.com/img/6755884612/w-1000/TAS_SEKOLAH___TAS_WANITA___TAS_SEKOLAH_SD_SMP_SMA_dan_Kuliah.jpg" />
  Tetapi terdapat bingkai yang amat tidak senang dengan memilikinya jadwal yang fleksibel tersebut dimana di saat sudah biasa datang di kampus misalnya lalu ternyata dosen menghapuskan kelas wejangan sebelum pada mulai. Belum lagi kalau mendapatkan kesibukan dari famili untuk penggantinya yang bertingkuh dengan kesibukan yang lainnya.
 
  Perbedaan tuntunan SMA serta Kuliah lainnya lagi adalah tugas yang lebih banyak. Yang mana memiliki kesibukan perkuliahan yang berbeda &amp; tidak sepadat dengan sekolah SMA memang sangat menyenangkan. Akan tetapi tanpa terlalu senang, dimana biasanya justru guru akan lebih banyak memberikan tugas-tugas rumah supaya tetap bisa belajar dan berlatih. Hal ini karena dinilai bahwa waktu untuk tatap muka yang terlalu singkat. Sebaiknya untuk bukan menumpuk tugas supaya menyimpan waktu untuk beristirahat.
 
  Disamping itu sudah seharusnya untuk belajar bebas. Berbeda dengan pada tatkala di SMA bahwa inang di bersekolah menjelaskan berbagai materinya dengan detail mengenai pelajaran. Sedangkan di perkuliahan bahwa tidak semua dari dosen siap menjelaskan mengenai semua materinya secara pasti kepada para mahasiswanya. Biasanya ada tipe seorang tutor yang tidak memaparkan materi nya secara paparan akan tetapi cuma meminta mahasiswanya untuk dapat mencari materi secara mandiri untuk dijelaskan di depan kualitas kepada teman-temannya sebagai bakal ajar. Benar-benar pendidikan SMA dan kuliah hanya terletak pada privilese dari siswa itu sendiri.
 

Are you satisfied with the timing/ pacing of the SBRCs during the year?

No 

if no, then “What changes in timing or pacing of the SBRCs would you like to see?”

 

How challenging was it to use Synergy TeacherVue to complete your SBRCs?

 

What feedback do you have on using Synergy TeacherVue to complete your SBRCs?

 

What additional comments do you have that would inform the revision of our district’s SRBCs for 2014-2015?

 

Would you like to participate in hands-on revision of the SBRC as a member of the Task Force? (extended hour compensation is provided)

Yes 

If yes: “Please provide your email for more information.”

 

Any additional comments to add?

 
Created at 6/3/2020 7:03 PM  by  
Last modified at 6/3/2020 7:03 PM  by